Search Here
Sabtu, 19 November 2016
0 Indonesia Emas 2045
08.48 Under
From Seputar Dunia
[0 Comment]
[0 Comment]
INDONESIA
EMAS TAHUN 2045
Mungkinkan Indonesia Emas Akan Benar Benar Terwujud Di
Tahun 2045 ?
Professor
Sunaryo Pernah Mengatakan Bahwa, “Sistem Pendidikan Di Masa Depan Bangsa
Indonesia Adalah Pendidikan Yang Akan Mengantarkan Generasi Masa Kini Menjadi
Generasi Emas Indonesia 2045. Investasi Pendidikan Adalah Prediktor Masa Depan
Bangsa Yang Tercermin Dalam Mutu SDM
Yang Dihasilkan Melalui Upaya Pendidikan Itu Sendiri. Modal Dasar Yang Sangat
Dahsyat Di Indonesia Adalah Potensi Jumlah Penduduk Produktif. Karena Dalam
Kurun Waktu 15-20 Tahun Mendatang Diperkirakan Lebih Dari 60% Penduduk
Indonesia Berada Pada Usia Produktif (15-60 Tahun). Apabila Sang Proklamator
Soekarno Pernah Menyebutkan Bahwa Dengan Sepuluh Pemuda Akan Mampu Beliau
Gerakkan Untuk Mengguncang Dunia, Maka Apa Yang Akan Terjadi Jika Lebih Dari
Sepuluh Pemuda Berkualitas Yang Digerakkan Untuk Mengubah Indonesia. Potensi
Ini Harus Dikelola Dengan Tepat Dan Pendidikan Adalah Wahana Paling Strategis
Untuk Mengelola Semua Potensi Penduduk Produktif Yang Dimaksud. Mereka Yang
Akan Menduduki Posisi Usia Produktif Pada 15-20 Tahun Yang Akan Datang Adalah
Mereka Yang Saat Ini Berusia Antara 0-40 Tahun. Dari Rentang Usia Itu Dua Kutub
Kritis Yang Harus Menjadi Perhatian Adalah Mereka Yang Berada Pada Usia Dini
(0-5 Tahun ) Dan Usia Mahasiswa (18-23 Tahun). Kelompok Usia Dini Akan Menjadi
Mahasiswa Pada 15 Tahun Mendatang Dan Kelompok Mahasiswa Saat Ini Akan Menjadi
Kelompok Yang Amat Produktif Pada Tahun 2035. Ditambah Lagi Dengan Diadakannya
Revolusi Mental.
Hasil
- Hasil Survei Internasional Sering Menunjukkan Bahwa Dalam Hal Yang Baik,
Angka Untuk Indonesia Cenderung Rendah, Tetapi Dalam Hal Yang Buruk Cenderung
Tinggi. Contoh, Data Tranparency International Yang Menunjukkan Persepsi
Tentang Tingkat Korupsi Di Sektor Publik, Dari 177 Negara Dan Dengan 177 Skor,
Indonesia Berada Di Rangking 114 Dengan Skor 32. Angka Ini Berada Di Bawah
Ethiopia Yang Berada Pada Posisi 111. Masyarakat Indonesia Sendiri Merasa Resah
Melihat Perilaku, Sikap Serta Mentalitas Kita Yang Saling Serobot Di Jalan
Raya, Tidak Mau Mengikuti Antrian, Kurang Rasa Menghargai Terhadap Orang Lain.
Serangkaian FGD (Kelompok Diskusi Terfokus) Di Jakarta, Aceh, Dan Papua Yang
Dilakukan Oleh Kelompok Kerja Revolusi Mental Rumah Transisi Juga Menggambarkan
Keresahan Masyarakat Tentang Karakter Kita Sebagai Bangsa.
FGD Ini Melibatkan 300 Orang Budayawan, Seniman, Perempuan, Netizen, Kaum Muda, Pengusaha, Birokrat, Tokoh Agama / Adat, Akademisi dan LSM.
Kesimpulan Yang Didapat Adalah Kita Memang Butuh Mengubah Mentalitas Secara Revolusioner Karena Adanya Gejala :
1. Krisis Nilai Dan Karakter
2. Krisis Pemerintahan: Pemerintah Ada Tapi Tidak Hadir, Masyarakat Menjadi Obyek Pembangunan,
3. Krisis Relasi Sosial : Gejala Intoleransi.
FGD Ini Melibatkan 300 Orang Budayawan, Seniman, Perempuan, Netizen, Kaum Muda, Pengusaha, Birokrat, Tokoh Agama / Adat, Akademisi dan LSM.
Kesimpulan Yang Didapat Adalah Kita Memang Butuh Mengubah Mentalitas Secara Revolusioner Karena Adanya Gejala :
1. Krisis Nilai Dan Karakter
2. Krisis Pemerintahan: Pemerintah Ada Tapi Tidak Hadir, Masyarakat Menjadi Obyek Pembangunan,
3. Krisis Relasi Sosial : Gejala Intoleransi.
Menurutku Jawaban Dari “Mungkinkah Indonesia Emas Tahun
2045?” Sangatlah Sederhana. Jawabannya “Ya Dan Tidak”, Dikarenakan Dimana Masa
Indonesia Akan Menjadi Emas Adalah Dimana Masyarakat Indonesia Sadar Akan
Setiap Hal Yang Dilakukannya Untuk Negara. Pada Masa Ini, Masih Banyak Dari
Orang Indonesia Yang Selalu Berpikir, “Apa Yang Telah Negeri Ini Berikan Padaku
?”. Yang Seharusnya Diingat Baik Baik Adalah “Apa Yang Telah Aku Berikan Untuk
Negeriku Ini ?”. Disaat Para Generasi Terdahulu Terus Memikirnyanya, Hal Yang
Sebaiknya Dilakukan Adalah Masyarakat Sadar. Jika Generasi Sebelumnya Telah
Gagal Untuk Memiliki Pemikiran Seperti Itu. Saat Inilah Para Generasi Muda Yang
Seharusnya Melanjutkan Pemikiran Semacam Itu, Karena Saya Yakin Bahwa Jika
Generasi Muda Terbuka Untuk Segala Hal. Pastilah Negeriku Ini Akan Menjadi
Negara Yang Akan Berdiri Di Puncak Tertinggi Bahkan Sebelum Tahun 2045.
Yang Perlu Diperhatikan Dari Negeriku Ini Jika Ingin
Menjadi Indonesia Emas, Adalah Perihal Pendidikan Dan Kebudayaan Asing. Dua Hal
Tersebut Sangatlah Mempengaruhi Generasi Muda, Yang Artinya Juga Mempengaruhi
Kemajuan Indonesia Itu Sendiri Karena Status Suatu Negara Ditentukan Oleh Para
Generasi Selanjutnya. Yang Pertama Adalah Pendidikan. Pendidikan Di Indonesia
Belumlah Merata, Artinya Masih Ada Beberapa Wilayah Indonesia Yang Belum
Terfasilitasi Sarana Dan Prasarana Untuk Melakukan Pendidikan Yang Layak.
Inilah Yang Menjadi Penghambat Generasi Muda Selanjutnya Untuk Berkarya, Dimana
Mereka Tidak Dapat Mempelajari Bagaimana Mereka Dapat Memberikan Yang Terbaik
Untuk Negerinya. Yang Kedua Adalah Budaya Asing, “Ada Apa Dengan Budaya
Asing?”. Budaya Asing Mempengaruhi Generasi Mudah Kita, Karena Seakan Mereka
Membuat Generasi Muda Kita Melupakan Akan Budayanya Sendiri, Dan Disinilah
Peran Pemerintah. Yaitu Untuk Membatasi Budaya Asing Yang Masuk Dan Menerapkan
Suatu Program Agar Masyarakatnya Dapat Memperdalam Budayanya Masing Masing,
Serta Dapat Menyebarluaskan Budayanya Itu.
Selain Masyarakat, Pemerintahan Juga Berperan Penting
Dalam Hal Ini. Dimana Mereka Harus Menerima Setiap Pendapat Dari Masyarakat Dan
Meneliti Serta Membahasnya Secara Baik Baik. Tapi Sayangnya Saat Ini Indonesia
Belumlah Tertib Dalam Hal Yang Namanya Demokrasi, Dimana Pasti Selalu Saja Ada
Kerusuhan Yang Terjadi. Dalam Hal Ini Seharusnya Kita Membuat Kesepahaman
Bukanlah Kerusuhan Yang Membuat Indonesia Menjadi Terpecah Belah. Saya Juga
Tidak Terlalu Menyalahkan Pemerintahan, Dikarenakan Itu Juga Termasuk Kesalahan
Dari Masyarakat Indonesia Sendiri, Karena Tidak Bisa Diajak Demo Secara Damai.
Karena Menurut Saya Pribadi Hal Harusnya Dilakukan Adalah Berdiskusi Dengan
Mengirimkan Seseorang Dari Setiap Wilayahnya. Sama Halnya Dengan PEMILU, Kenapa
Tidak Sistem Itu Juga Digunakan Untuk Memilih Orang Sebagai Sarana Berdiskusi
Antar Masyarakat Indonesia ?. Karena Indonesia Emas Membutuhkan Peran Aktif
Dari Setiap Masyarakat Indonesia Itu Sendiri.
Terlepas Dari Itu Semua Yang Paling Berperan Penting
Dalam Indonesia Emas Adalah Pendidikan. Bukan Hanya Sebatas Pengetahuan Umum
Yang Diberikan, Tetapi Moral yang Kuat Juga Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini.
Pendidikan Merupakan Pengantar Generasi Masa Kini Menjadi Generasi Indonesia
Emas, Generasi Inilah Yang Akan Menjadi Generasi Penduduk Warga Dunia Yang
Bersifat Transkultural, Namun Harus Tetap Hidup Dan Berkembang Dalam Jati Diri
Dan Budaya Indonesia Sebagai Sebuah Bangsa Yang Bermartabat. Daya Saing Di Satu
Sisi Dan Kemampuan Kolaborasi Di Sisi Lain Adalah Dua Polar Kompetensi Yang
Harus Bersinergi Sebagai Profil Dasar Dari Generasi Indonesia Emas. Gambaran
Sosok Generasi Emas Indonesia Harus Menjadi Pijakan Dan Cantolan Upaya
Pendidikan, Dan Pendidikan Akan Memainkan Peran Baru Dalam Perspektif
Pengembangan Dari Sosok Generasi Indonesia Emas. Peran Baru Pendidikan Harus
Diikuti Dengan Profesionalisme Para Guru, Karena Guru Dan Pendidikan Guru
Merupakan Kunci Utama Dari Itu Semua. Guru Yang Bermutu Menjadi Variabel
Penting Bagi Terwujudnya Pendidikan Yang Bermutu.
Generasi Indonesia Emas Adalah Manusia Abad 21 Yang Ditandai Dengan
Berbagai Ketersediaan Teknologi Yang Telah Mengubah Pola Hidup Dan Pola Pikir
Manusia. Teknologi Informasi Digunakan Manusia Dalam Berbagai Hal, Baik Dalam
Komunkasi Maupun Bisnis. Pada Saat Yang Sama Muncul Berbagai Persoalan Yang
Bisa Mengganggu Kesejahteraan Masyarakat, Seperti Masalah Makanan, Air Bersih,
Perubahan Iklim Global, Dan Penuruan Daya Dukung Lingkungan. Dalam Kondisi
Seperti Ini Hal Yang Cukup Krusial Adalah Merespon Kompleksitas Masalah,
Berkomunikasi Efektif, Mengatur Informasi Secara Dinamis, Bekerja Dan Mencari
Solusi Dalam Nuansa Kolaboratif, Mengunakan Teknologi Secara Efektif,
Melahirkan Pengetahuan Baru Secara Berkelanjutan. Semua Ini Adalah Keterampilan
Yang Dibutuhkan Dalam Abad Dua Puluh Satu.
Langganan:
Postingan (Atom)
